Windows 10 Diragukan Rilis untuk Xbox One

Windows 10 Diragukan Rilis untuk Xbox One

Melalui Akun Twitter Phil Spencer (Head of Xbox) @XboxP3 telah mengkonfirmasi bahwa sistem operasi Windows 10 tidak akan rilis pertengahan tahun ini khusus Xbox One.

Dalam sebuah posting di Twitter, Head of Xbox menjawab pengguna ingin tahu dengan mengkonfirmasi bahwa Windows 10 tidak akan tersedia di Xbox One sampai beberapa waktu setelah musim panas di Amerika Serikat.

Awal bulan ini, Microsoft mengkonfirmasi bahwa Windows 10 akan dirilis dengan tidak mudah, dengan OS datang ke PC pertama, diikuti kemudian oleh dukungan untuk Xbox One, perangkat mobile, dan HoloLens. Perusahaan belum mengumumkan tanggal rilis yang pasti untuk PC, tetapi laporan dari AMD menunjukkan akan tersedia pada bulan Juli ini.

Kategori:Uncategorized

Cara Menjalankan Android 5.0 Lollipop di Komputer

Android 5.0 (Lollipop) belum lama ini masuk sebagai update dari sistem operasi Android. Pada peluncuran pertamanya, Android lollipop hanya bisa digunakan pada perangkat Nexus. Namun seiring berjalannya waktu, smartphone-smartphone mid-end hinggan high-end seperti Sony Xperia, ASUS Zenfone 5 dikabarkan akan mendapatkan update Lollipop.

Android Lollipop sendiri sebenarnya bisa dicoba pada Komputer atau Laptop kamu. Dengan mencobanya Android Lollipop pada pada komputer, tentunya akan mengurangi rasa penasaran kamu terhadap sistem operasi Android terbaru yang satu ini.

Bagaimana cara mencoba Android 5.0 Lollipop di Komputer? Berikut adalah caranya.

Alat-alat yang dibutuhkan

Langkah-langkah

  1. Install Java, JKD dan JRE di komputer atau laptop kamu.
  2. Setelah semuanya terinstall, jalankan SDK Manager (SDK Manager.exe) yang sudah kamu download pada Android SDK. Ceklist pada bagian Android SDK Platform-tools
  3. Buka Android 5.0.1 (API21) lalu ceklist SDK Platform, ARM EABI v7a System Image, Google APIs, Google PIS ARM EABI v7a System Image
  4. Setelah di ceklist, klik Install lalu tunggu sebentar hingga proses download dan instalasi nya selesai.
  5. Jika proses download dan Install sudah selesai, buka Android Virtual Device Manager (AVD Manager.exe) yang ada pada folder Android SDK lalu pilih Create
  6. Lalu isikan sesuai gambar ini
  7. Tunggu sebentar hingga virtual device nya berhasil dibuat. Jika sudah selesai, kamu akan diarahkan ke menu utamanya. Untuk memulai nya kamu tinggal memilih Start
  8. Akan muncul pop-up baru, isi saja seperti ini. Lalu klik Launch
  9. Ini adalah contoh Android 5.0 Lollipop yang sudah berhasil dijalankan pada komputer.

 

Kategori:TIPS-TRIK

Tips – Trik, Mudah me-ROOTING Android Semua Tipe (Tanpa PC)

Yang masih bingung apa itu rooting android, saya kasih sedikit penjelasannya. Rooting diambil dari kata Root yang artinya akar, haha.. tapi bukan itu, maksudnya adalah, Root merupakan suatu system account yang memiliki kekuasaan penuh untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command dan system pada sistem operasi berbasis linux (android juga termasuk).  Istilah kerennya hacking sistem Android supaya Smartphone kita punya akses ke account root tersebut. Dan cara root android yang saya share disini sangatlah mudah.

Fungsi Utama root Android adalah untuk memberi hak penuh ke sistem Android. Jadi dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem asli bawaan Android, dan juga Anda bisa menambah aplikasi crack yang sudah tersebar di Dunia Maya.

Cara Mudah Rooting Android semua type

Masih bingung??  jadi prinsipnya hampir sama kayak system Windows, kita bisa hapus atau memodifikasi kalau kita login sebagai Administrator. Udah dong bingungnya ntar gak selesai-selesai tutor’nya. 😮

Lalu bagaimana cara rooting Android dengan mudah?? “Sebenarnya ada aplikasi yang bisa me-Rooting hampir semua system android” oke langsung aja ke tutorialnya. Oh ya perlu anda ketahui, semua ini ada resikonya gan, tapi minim banget, dan jika anda me-Rooting smartphone anda berarti garansi yang berlaku akan hilang.

Cara Root Android Semua Type

Untuk melakukan Rooting semua type Smartphone android kali ini saya menggunakan software UnlockRoot Pro 4.1 Full + Serial Number. Software ini sudah support untuk android versi 2.2-2.3, 4.0-4.1, Samsung Galaxy S3, Galaxy Note 2, Google Nexus, dan hampir semua smartphone berbasis Android. Pengoprasiannya pun cukup gampang, tinggal anda download, instal, dan jalankan.

System Requirements :
  • OS:Windows XP/Vista/7/8 (32 dan 64 bit)

cara gunakan UnlockRoot

Langkah-langkah melakukan Rooting

1. Download UnlockRoot Pro 4.1 Full + Serial Number  [DOWNLOAD]

2. Selesai Download maka Instal aplikasi ini ke Perangkat Komputer atau laptopanda.

3. Jalankan dan masukkan Serial Number yang ada pada Folder Download’an tadi.

4. Lalu setting Smartphone anda dengan cara masuk Setting/Pengaturan » Aplikasi » Development/Pengembangan » centang “Mode USB debugging”

5. Tancapkan Smartphone anda ke Komputer, dan jika sudah terbaca oleh aplikasi UnlockRoot maka tinggal Klik tombol “ROOT”

6. Tunggu hingga proses selesai, dan jika selesai maka Smartphone anda secara otomatis akan restart, dan cara root android ini pun telah SELESAI.

Alternative Rooting Android (Tanpa PC)

Jika anda masih mengalami kegagalan dalam hal rooting maka tidak ada salahnya mencoba alternative yang satu ini. Untuk prosesnya juga tidak terlalu sulit, seperti biasanya anda jangan sampai lupa untuk membackup semua data yang ada pada android karena data pasti akan terformat.

TowelRoot by GeoHot

Aplikasi root ini salah satu alat rooting termudah yang pernah saya temui. Deskripsi singkat tentang towelroot : aplikasi yang sangat ringan dan anda tidak memerlukan PC atau komputer untuk mengeksekusi, cukup menggunakan perangkat android anda, jalankan dan eksekusi, tentu Internet anda harus menyala.

Towelroot aplikasi rooting android

Untuk menjalankan aplikasi ini anda harus mengaktifkan dulu fasilitas Unknown Source terlebih dahulu, caranya masuk ke Menu > Settings > Security > Unknown Sources. Maka dengan demikian anda bisa menginstall aplikasi yang diproduksi diluar AppStore Google.

Kemudian Klik link ini » Towelroot by GeoHot maka anda masuk ke halaman baru ke official app tersebut, kemudia klik lambang lambda seperti gambar diatas, klik dan download kemudian install aplikasinya. Selanjutnya jalankan aplikasi dan ikuti langkahnya.

Lihat Video Cara Menggunakan Towelroot Android dibawah ini

Sumber: http://hparea.com/cara_mudah_rooting_android.html

Kategori:TIPS-TRIK

Inilah Smartwatch Pertama Samsung di Tahun 1999

Seiring perkembangan teknologi dan juga kebutuhan para pengguna gadget, saat ini para perusahaan terkemuka seperti Apple, LG, dan lainnya saling bersaing untuk membuat smartwatch. Namun siapa yang menyangka jika pada tahun 1999 Samsung pernah merilis sebuah perangkat serupa yang diberi nama Samsung SPH-WP10.

Inilah Smartwatch Pertama Samsung di Tahun 1999

Seperti yang dilansir dari Phonearena (18/5/2015), Jam tangan yang diproduksi oleh samsung ini sebenarnya sebuah ponsel yang dibuat dalam bentuk kecil dan memiliki tali yang berfungsi untuk memasangnya di pergelangan tangan. Seperti layaknya sebuah ponsel, perangkat ini juga dapat mengirim pesan dan juga menerima panggilan.

Untuk desainnya sendiri, perangkat ini memiliki bentuk yang sangat tipis dengan dimensi 2 cm dan berat yang hanya mencapai 50 gram. Selain itu perangkat ini juga dilengkapi dengan layar monochrome dan juga tombol fisik yang berguna untuk melakukan navigasi antar menu.

Sayangnya perangkat wearable keluaran samsung ini memiliki kapasitas baterai yang kurang memadai. Para penggunanya hanya bisa melakukan panggilan selama 90 menit saja. Selain itu perangkat ini juga kurang diminati di Jamannya. Hal tersebut dikarenakan tidak tersedianya keyboard untuk menjalankan fungsi sebuah telpon seperti mengetik pesan.

Walaupun begitu, perangkat wearable ini bisa dibilang perangkat canggih di jamannya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan adanya fungsi perintah suara yang dapat dimanfaatkan penggunanya untuk mengoprasikan perangkat tersebut. Penasaran seperti apa perangkat wearable pertama milik samsung ini? Jika iya, silahkan simak video berikut ini:

Struktur Navigasi Website

Januari 10, 2013 4 komentar

Struktur navigasi adalah struktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan (rantai kerja) dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan Website.  Menentukan struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu Website. Ada empat macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan Website, yaitu :

1.      Struktur Navigasi linier

Struktur navigasi linier hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang  berurut, yang menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya. Tampilan yang dapat ditampilkan pada sruktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya, tidak dapat dua halaman sebelumnya atau dua halaman sesudahnya.

Gambar 1  Struktur Navigasi linier

2.      Struktur Navigasi Non-linier

Struktur navigasi non-linier atau struktur tidak berurut merupakan pengembangan dari struktur navigasi linier. Pada struktur ini  diperkenankan  membuat navigasi bercabang. Percabangan yang dibuat pada struktur nonlinier ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki, karena pada percabangan nonlinier ini walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama yaitu tidak ada Master Page dan Slave Page.

 

Gambar 2  Struktur Navigasi Non-linier

3.      Struktur Navigasi Hirarki

Struktur navigasi hirarki biasa disebut struktur bercabang, merupakan suatu struktur yang mengandalkan  percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page (halaman utama pertama), halaman utama ini mempunyai halaman percabangan yang disebut Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (halaman utama kedua), dan seterusnya. Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.

Gambar 3   Struktur Navigasi Hirarki

 

4.      Struktur Navigasi Campuran

Struktur navigasi campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu linier, non-linier dan hirarki. Struktur navigasi ini juga biasa disebut dengan struktur navigasi bebas. Struktur navigasi ini banyak digunakan dalam pembuatan website karena struktur ini dapat digunakan dalam pembuatan website sehingga dapat memberikan ke-interaksian yang lebih tinggi.

Gambar 4  Struktur Campuran/Composite

Sumber: http://www.freebacklink.us/Struktur_Navigasi_Website.cgi

Cara Daftarkan Blog Ke Open Directory DMOZ

Januari 10, 2013 2 komentar
etelah postingan saya mengenai submit blog ke berbagai webdirectory, kali ini saya akan memberikan tips lain untuk meningkatkan trafik blog anda. Untuk meningkatkan pengunjung website, kita perlu menambah website lain yang menampilkan link ke website kita. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan submit website kita ke web directory yang menawarkan free submmit. Salah satu directory yang sangat bagus dan terkenal adalah dmoz.org.

 

DMOZ merupakan sebuah web directory yang mengandalkan tenaga manusia untuk meriview semua website yang yang masuk, jadi kualitasnya terjaga. DMOZ juga digunakan oleh Google untuk membuatGoogle Directory. Struktur dan daftar website di Google Directory sama dengan yang di DMOZ. Oleh karena itu jika Anda mempunyai website jangan sampai tidak submit ke DMOZ. Lalu apa keuntungan yang akan kita dapatkan jika web/blog kita terlisting di DMOZ?

1.  Tambahan trafik

DMOZ memiliki ratusan ribu trafik per hari nya,jika blog kita terdaftar di dalam salah satu kategori, ya paling tidak kita akan kecipratan pengunjung dari DMOZ.

2.  Pagerank meningkat

DMOZ memiliki pagerank yang tinggi baik di homepage maupun di subpage halaman web nya,jika blog kita terlisting di DMOZ, maka kemungkinan pagerank meningkat akan semakin tinggi. Dan blog yang sudah terlisting di DMOZ, dapat memperkecil kemungkinan Pagerank akan turun.

Agar blog kita terdaftar di DMOZ bukanlah hal yang mudah.Mereka melakukan review blog dan website yang mendaftar secara manual.Blog yang didaftarkan juga harus bahasa Inggris. Mereka memiliki penilaian dan kualitas tertentu untuk blog yang akan terdaftar di dalam jaringan DMOZ.

Cara mendaftarkan/submit blog ke DMOZ  :

  1. Masuk ke alamat web nya di www.dmoz.org
  2. Pilih kategori yang sesuai dengan tema web/blog anda

    tips dan trik blogger

  3. Setelah anda memilih kategori,anda pilih sub kategori yang sesua dengan blog anda.Pilih terus sub kategori yang ada sampai mentok, alias tidak ada sub kategori lagi yang bisa dipilih.

    tips dan trik blogger

  4. Setelah anda selesai memilih sub kategori sampai yang paling akhir, anda klik suggest URL pada menu bagian atas.

    tips dan trik blogger

  5. Setelah itu anda akan masuk pada menu deskripsi blog. Masukkan data-data blog anda sesuai yang diminta.Ingat deskripsi blog harus sesuai dengan tema blog anda. Dan kategori yang dipilih juga harus benar-benar relevan.
  6. Jika semua tahapan sudah anda lakukan, selesai sudah proses pendaftaran blog anda di DMOZ.

Sekarang anda tinggal berdoa saja, mudah-mudahan blog anda bisa diterima. Waktu review tidak bisa ditentukan. Bisa memakan waktu sampai 6 bulan.

Kategori:TIPS-TRIK

Desain Populer Buat Web atau Blog Galeri

Desember 8, 2012 9 komentar

Desain Populer Buat Web atau Blog Galeri

Desain Populer Buat Web atau Blog Galeri

 

  1. login ke Blogger
  2. Masuk ke template >> klik Edit HTMl centang Expand Widget Templates.
  3. lalu masukkan kode berikut ini diatas

    .PopularPosts .widget-content ul li {background:none repeat scroll 0 0 transparent;float:left;list-style:none outside none;margin:0 !important;padding: 0 !important;border-bottom:none}
    .PopularPosts ul{padding:5px 0}
    .PopularPosts .item-thumbnail img{width:110px;height:110px;padding:11px;margin:0}
    .PopularPosts .item-content{position:relative;float:left;margin:0}
    .PopularPosts .item-title a{font-size:11px;color:#fff;display:block;padding:0 5px;float:left;width:122px}
    .PopularPosts .item-title:hover{opacity:1;-moz-opacity:1;filter:alpha(opacity=100)}
    .PopularPosts .item-thumbnail{float:left;margin:3px 1px 7px 10px;border:1px solid #ccc;overflow: hidden}
    .PopularPosts .item-title{background:#000;position:absolute;bottom:8px;right:2px;opacity:.6;-moz-opacity:.6;filter:alpha(opacity=6)} 

    Silahkan disesuaikan dengan web atau blog sobat masing2

  4. Kemudian masuk ke menu layout >> add a gadget pilih Popular Post pada baris kelima.
  5. Setelah muncul halaman Popular Post, setting seperti pada gambar dibawah ini :

    Desain Populer Buat Web atau Blog Galeri

    Yang perlu diperhatikan adalah centang hanya thumbnail, biarkan kotak snippet kosong tidak perlu dicentang. Judul dan jumlah post yang ingin ditampilkan terserah Anda.

  6. Setelah langkah diatas, masuk lagi ke Edit HTMl (centang Expand Widget Templates), cari kode berikut :

    <b:widget id=’PopularPosts1′ locked=’false’ title=’Popular Posts’ type=’PopularPosts’>
    <b:includable id=’main’>
      <b:if cond=’data:title’><h2><data:title/></h2></b:if>
      <div class=’widget-content popular-posts’>
        <ul>
          <b:loop values=’data:posts’ var=’post’>
          <li>
            <b:if cond=’data:showThumbnails == "false"’>
              <b:if cond=’data:showSnippets == "false"’>
                <!– (1) No snippet/thumbnail –>
                <a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <!– (2) Show only snippets –>
                <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                <div class=’item-snippet’><data:post.snippet/></div>
              </b:if>
            <b:else/>
              <b:if cond=’data:showSnippets == "false"’>
                <!– (3) Show only thumbnails –>
                <div class=’item-thumbnail-only’>
                  <b:if cond=’data:post.thumbnail’>
                    <div class=’item-thumbnail’>
                      <a expr:href=’data:post.href’ target=’_blank’>
                        <img alt=” border=’0′ expr:height=’data:thumbnailSize’ expr:src=’data:post.thumbnail’ expr:width=’data:thumbnailSize’/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                </div>
                <div style=’clear: both;’/>
              <b:else/>
                <!– (4) Show snippets and thumbnails –>
                <div class=’item-content’>
                  <b:if cond=’data:post.thumbnail’>
                    <div class=’item-thumbnail’>
                      <a expr:href=’data:post.href’ target=’_blank’>
                        <img alt=” border=’0′ expr:height=’data:thumbnailSize’ expr:src=’data:post.thumbnail’ expr:width=’data:thumbnailSize’/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                  <div class=’item-snippet’><data:post.snippet/></div>
                </div>
                <div style=’clear: both;’/>
              </b:if>
            </b:if>
          </li>
          </b:loop>
        </ul>
        <b:include name=’quickedit’/>
      </div>
    </b:includable>
    </b:widget>

  7.  Setelah kode di atas ketemu, ganti dengan kode berikut ini :

    <b:widget id=’PopularPosts1′ locked=’false’ title=’Most Product View’ type=’PopularPosts’>
    <b:includable id=’main’>
      <b:if cond=’data:title’><h2><data:title/></h2></b:if>
      <div class=’widget-content popular-posts’>
        <ul>
          <b:loop values=’data:posts’ var=’post’>
          <li>
            <b:if cond=’data:showThumbnails == "false"’>
              <b:if cond=’data:showSnippets == "false"’>
                <!– (1) No snippet/thumbnail –>
                <a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <!– (2) Show only snippets –>
                <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                <div class=’item-snippet’><data:post.snippet/></div>
              </b:if>
            <b:else/>
              <b:if cond=’data:showSnippets == "false"’>
                <!– (3) Show only thumbnails –>
                <div class=’item-content’>
                  <b:if cond=’data:post.thumbnail’>
                    <div class=’item-thumbnail’>
                      <a expr:href=’data:post.href’ target=’_blank’>
                        <img alt=” border=’0′ expr:height=’data:thumbnailSize’ expr:src=’data:post.thumbnail’ expr:width=’data:thumbnailSize’/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                </div>
                <div style=’clear: both;’/>
              <b:else/>
                <!– (4) Show snippets and thumbnails –>
                <div class=’item-content’>
                  <b:if cond=’data:post.thumbnail’>
                    <div class=’item-thumbnail’>
                      <a expr:href=’data:post.href’ target=’_blank’>
                        <img alt=” border=’0′ expr:height=’data:thumbnailSize’ expr:src=’data:post.thumbnail’ expr:width=’data:thumbnailSize’/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class=’item-title’><a expr:href=’data:post.href’><data:post.title/></a></div>
                  <div class=’item-snippet’><data:post.snippet/></div>
                </div>
                <div style=’clear: both;’/>
              </b:if>
            </b:if>
          </li>
          </b:loop>
        </ul>
        <b:include name=’quickedit’/>
      </div>
    </b:includable>
    </b:widget>

  8.  langkah yang paling terakhir, save templates dan  lihat hasilnya.

Sumber: FreeBacklink

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.